Mengaktifkan IP Forwarding secara permanen di Proxmox 9

IP Forwarding merupakan fitur pada kernel Linux yang digunakan untuk menyediakan fungsi routing sehingga Proxmox yang berbasis Linux Debian dapat bertindak sebagai router guna merutekan paket data antar jaringan. Variable kernel Linux yang digunakan untuk mengatur fitur tersebut adalah net.ipv4.ip_forward. Nilai dari variable tersebut dapat berupa 0 (nol) untuk menonaktifkan fitur IP forwarding sehingga terlihat seperti berikut:
net.ipv4.ip_forward=0
Atau 1 (satu) untuk mengaktifkan fitur IP forwarding sehingga terlihat seperti berikut:
net.ipv4.ip_forward=1

Untuk mengaktifkan fitur IP forwarding secara sementara maka dapat mengeksekusi perintah sysctl -w net.ipv4.ip_forward=1 pada terminal dari Proxmox, seperti terlihat pada gambar berikut:

Sedangkan untuk memverifikasi hasil pengaktifan fitur tersebut maka dapat mengeksekusi perintah sysctl net.ipv4.ip_forward, seperti terlihat pada gambar berikut:

Perintah sysctl digunakan untuk menyesuaikan nilai variable dari kernel Linux saat runtime. Option -w atau dapat juga ditulis --write digunakan untuk mengaktifkan (menerapkan) penulisan nilai ke variable tersebut.

Sebaliknya untuk mengaktifkan fitur IP forwarding secara permanen pada Proxmox 9 yang berbasis Debian 13 (Trixie) maka dapat dilakukan dengan menyesuaikan file /usr/lib/sysctl.d/50-default.confatau membuat file konfigurasi yang disimpan di direktori /etc/sysctl.d. Berdasarkan release notes untuk Debian 13 (Trixie), systemd-sysctl tidak lagi membaca /etc/sysctl.confyang pada versi Debian atau Proxmox sebelumnya digunakan untuk menyimpan pengaturan variable kernel Linux secara permanen. Paket linux-sysctl-defaults terinstalasi secara default dan menyertakan /usr/lib/sysctl.d/50-default.conf yang dimaksudkan untuk menggantikan /etc/sysctl.conf sebelumnya.

Sebagai contoh dibuat file bernama 46-custom.conf menggunakan editor nano dengan mengeksekusi perintah nano -l /etc/sysctl.d/46-custom.conf, seperti terlihat pada gambar berikut:

Konten didalam file konfigurasi tersebut adalah net.ipv4.ip_forward=1, seperti terlihat pada gambar berikut:

Simpan perubahan konfigurasi dengan menekan tombol CTRL+O dan Enter. Keluar dari editor nano dengan menekan tombol CTRL+X.

Selanjutnya lakukan eksekusi perintah sysctl --system untuk memuat pengaturan variable kernel Linux dari seluruh file konfigurasi termasuk file 46-custom.conf yang dibuat sebelumnya. Cuplikan hasil eksekusi perintah tersebut, seperti terlihat pada gambar berikut:

Terlihat pesan bahwa konfigurasi pada file /etc/sysctl.d/46-custom.conf telah diterapkan dan luaran variable kernel Linux net.ipv4.ip_forward=1 yang menandakan fitur IP forwarding telah diaktifkan.

Semoga bermanfaat. Apabila terdapat pertanyaan atau kendala ketika mengikuti tutorial ini, jangan segan menyampaikan dengan mengomentari posting ini atau mengirim email ke admin[at]iputu.hariyadi.net. Terimakasih.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.