Route Summarization di OSPF, EIGRP dan RIPv2

Mau tahu cara melakukan route summarization di routing protocol OSPF, EIGRP dan RIPv2? Tutorial ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Di jaringan internetwork yang besar maka akan terdapat ratusan hingga ribuan alamat‐alamat jaringan. Pada kondisi tertentu sebuah router tidak perlu untuk memelihara banyak route di tabel routingnya. Route summarization disebut juga route aggregation atau supernetting dapat digunakan untuk mengurangi jumlah route yang harus dipelihara oleh router dengan merepresentasikan sekumpulan alamat jaringan ke dalam sebuah alamat ringkasan (summary address).

Untuk menentukan summary route, router menentukan jumlah bit terpanjang yang sama di semua alamat dengan melakukan konversi alamat‐alamat IP ke dalam format biner. Sebagai contoh alamat jaringan 192.168.0.0/24, 192.168.1.0/24, 192.168.2.0/24, dan 192.168.3.0/24 di summary menjadi:

192.168.0.0/24 = 192.168.00000000.0
192.168.1.0/24 = 192.168.00000001.0
192.168.2.0/24 = 192.168.00000010.0
192.168.3.0/24 = 192.168.00000011.0

Nilai decimal oktet 1 dan 2 dari ke-empat subnet memiliki nilai yang sama. Mulai berbeda di oktet 3 maka nilai decimal di oktet ini dikonversi ke biner. Dari pola biner setiap subnet dapat diketahui bahwa 6 bit pertama di oktet ke-3 sama untuk ke-empat subnet sehingga jumlah bit terpanjang yang sama adalah 22. Nilai 22 diperoleh dari 8 bit di oktet 1 + 8 bit di oktet ke 2 + 6 bit di oktet ke 3 = 22 bit. Nilai dari alamat ringkasan diwakili oleh alamat subnet pertama dalam blok dan diikuti tanda / serta nilai jumlah bit terpanjang yang sama, sehingga ringkasannya adalah 192.168.0.0/22.

Summary address yang telah diperoleh dari perhitungan tersebut selanjutnya dijadikan nilai masukan (inputan) untuk konfigurasi route summarization pada routing protocol yang digunakan seperti OSPF, EIGRP dan RIPv2. Tutorial berikut membahas secara teknis bagaimana cara konfigurasi route summarization di masing-masing routing protocol tersebut menggunakan Cisco Packet Tracer dan GNS3.

File tutorial ini dapat diunduh melalui Slideshare dan Google Drive. Sedangkan file template Cisco Packet Tracer untuk mengujicoba materi tutorial dapat diunduh pada alamat berikut: Download. Apabila terdapat pertanyaan, jangan segan mengomentari posting ini atau mengirimkan email ke alamat admin[at]iputuhariyadi.net. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *