Configuring InterVLAN Routing on Cisco Router

Menurut dokumentasi Cisco, Virtual Local Area Network (VLAN) adalah pengelompokan end station dengan kebutuhan yang sama, tanpa bergantung lokasi fisik. VLAN mempunyai atribut yang sama dengan LAN fisik tetapi mengijinkan pengelompokan end station bahkan jika sekelompok end station secara fisik tidak berada pada segment LAN yang sama. VLAN umumnya diasosiasikan dengan subnet IP, dimana semua end station yang terdapat pada subnet IP tertentu berada pada VLAN yang sama. Keanggotaan VLAN dari port LAN diatur secara manual port per port. Trafik diantara VLAN harus dirutekan atau dikenal dengan istilah InterVLAN Routing. InterVLAN Routing dapat dilakukan menggunakan router atau switch layer 3 (Multilayer Switch). Untuk dapat membawa trafik dari beberapa VLAN melalui link point-to-point diantara satu atau lebih interface switch Ethernet dan perangkat jaringan lainnya seperti router atau switch maka diterapkan trunking. Salah satu protocol enkapsulasi trunking adalah 802.1Q.

Pada tutorial ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasi InterVLAN Routing, 802.1Q Trunking dan DHCP Service untuk masing-masing VLAN menggunakan eksternal router yaitu Cisco Router seri 1841 serta membuat VLAN menggunakan Cisco Catalyst Switch 2960 dengan menggunakan studi kasus seperti terlihat pada gambar topologi jaringan berikut:

intervlan routing topology

Topologi jaringan ini terdiri dari 5 VLAN yaitu VLAN 1 (Default), VLAN 2 (blue), VLAN 3 (red), VLAN 4 (green), VLAN 5 (orange). Keanggotaan port atau interface pada switch adalah sebagai berikut:

  1. Interface FastEthernet0/1 dan FastEthernet0/2 menjadi anggota VLAN 2.
  2. Interface FastEthernet0/3 dan FastEthernet0/4 menjadi anggota VLAN 3.
  3. Interface FastEthernet0/5 dan FastEthernet0/6 menjadi anggota VLAN 4.
  4. Interface FastEthernet0/7 dan FastEthernet0/8 menjadi anggota VLAN 5.

Pengalamatan IP pada masing-masing VLAN menggunakan alamat network 192.168.1.0/24 untuk VLAN 1, 192.168.2.0/24 untuk VLAN 2, 192.168.3.0/24 untuk VLAN 3, 192.168.4.0/24 untuk VLAN 4 dan 192.168.5.0 untuk VLAN 5. Alamat IP terakhir pada masing-masing alamat network yaitu 192.168.x.254/24 dialokasikan untuk digunakan sebagai alamat pada masing-masing subinterface pada Cisco Router dan berfungsi sebagai alamat default gateway dari client masing-masing VLAN.

Untuk mengetahui secara detail langkah-langkah konfigurasi yang dilakukan pada Cisco Router dan Cisco Catalyst Switch serta PC client yang terdapat pada masing-masing VLAN, maka rekan-rekan dapat mengunduh file tutorial dalam format PDF di alamat berikut: http://www.slideshare.net/putuhariyadi/configuring-intervlan-routing-on-cisco-router.

Tutorial ini dapat dicoba langsung menggunakan simulator Cisco Packet Tracer. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *